Deng Ile: Ayam - Ayam

Januari 06, 2013

Ayam - Ayam

Ayam Adalah mahluk yang tertetas dari sebiji telur, berkaki dua, bersayap, berbulu, terbagi menjadi dua jenis yaitu jantan dan betina, bisa bermanuver jingkrak-jingkrak, makan tanpa sendok, terbang setinggi pagar, dan jika diolah bisa menjadi makanan yang lumayan delicious.
Tapi janganlah hidup seperti ayam..!! *Kata Pak Dosen. Benar kata Pak Dosen saya dikampus.
Kenapa..?

Banyak hal yang menyangkut masalah ayam itu adalah bukan hal baik. Menurutnya! contohnya,
Tidur ayam-ayam, dibilang tidur tapi tidak total, mau dibilang tidak tidur tapi sebenarnya lagi tidur juga. 

Makan ayam-ayam, ini bukan makan ayam yah tapi "makan-ayam-ayam" cara makan ayam-ayam juga adalah tidak baik, makan iya makan tapi sama-sama tidak makan dengan total, kurang penghayatan, dan unseuriosly. contoh kecil makan ayam-ayam adalah ketika kita berada pada moment pertama kali makan dengan orang tua pacar. lapar iya tapi malu ambil makanan.
Mati Ayam-ayam, dibilang mati tapi masih hidup, dibilang hidup tapi sudah tidak ada gunanya.

Belajar ayam-ayam, buka buku iya, tapi fokusnya berseliweran kemana-mana, atau kasus mencari materi di internet ehh pas dapat satu materi lalu buka tab baru twitteran, pesbukan..tidak fokus kan?

Maka dari itu janganlah jadi Mahasiswa ayam-ayam..!! *tambah pak dosen
dibilang kuliah tapi jarang ngampus, dibilang tidak kuliah tapi namanyua masih terdaftar sebagai mahasiswa. sebaiknya jangan yah.

sesuatu tiba-tiba terlintas di benak saya dan beberapa teman dikelas. kira-kira inilah bisikan yang ada dalam hati kami :

lalu..
kalo..
pak..
dosennya yang..
ayam-ayaam..
maksud saya kalo dosennya yang ayam-ayam..pak..??

Saya ingin sekali melepasnya lewat mulut dengan suara lantang, memperhatikan muka kaget dosen pas dengar kata-kata saya, begitupun pastinya diikuti tawa ejekan dari teman-teman mahasiswa sekelas. tapi ahh saya pikir tak usah. nanti dosennya tersinggung, saya disentimen satu semester, nilai saya jelek (nilai saya memang ga pernah bagus), *kasihan nilai saya selalunya dibilangin jelek. ngaca dong! etthh , kemudian bisa jadi..dan bisa jadi lainya.. akhirnya membuat saya mengurungkan niat untuk beropini.

beberapa detik setelah pikiran tadi bersarang di otak kami kemudian sepertinya ekspresi kami mulai terendus oleh pak dosen. pak dosen mulai mengeluarkan ekpresi pertahanan diri pertama yaitu "Muka Bego". melihat kelakuan dosen tersebut kami juga mulai berbisik-bisik tetangga. suit hui hoe hu sui sui uiuiui sui. gubrak!! suara lantang dari meja yang dipukul seketika mengagetkan kami sekelas.

tiba-tiba saya kaget setelah berbalik kedepan, ada ryan tepat didepan meja pak dosen. pak dosen juga sepertinya kaget karena tindakan ryan yang tiba-tiba memukul mejanya.

"Siapa yang ayam-ayam pak!" seru ryan. saya heran bukan main, ryan memang berbadan tinggi dan lebar tapi saya tahu betul kalau hati anak satu ini seputih kapas, sehalus embun, dan semanis gula batu. saya ga sampe mikir ryan bakal melakukan hal sejahad ini. fyuhh

Duarrr!! saya kaget! pak dosen memukul meja. saya berbalik melihat meja ryan, dia masih duduk ditempatnya dengan posisi seperti biasanya. ohh ternyata tadi cuma khayalan saya saja, bukan ryan yang mukul meja tapi pak dosen. syukurlah semua berjalan sesuai kodratnya.

Gubrakk!!! saya langsung berdiri mengambil kuda-kuda, memasang bunga dan bersiap melayangkan jurus silat yang pernah saya pelajari di lembah para dewa. saya kaget bukan main. Pak dosen, Ryan, dan semua teman kelas tiba-tiba serentak memukul meja, diiringi ketawa lebar dan deru nafas fals dari mereka. Sialan! Mereka mengganggu tidur siang saya.!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post a Comment